Jumat, 08 Maret 2019

Kata pengantar


Kata pengantar
Coretan Pertama


Aku bukan seseorang yang pandai dalam merangkai kalimat indah, aku juga bukan seorang motivator ataupun orang yang berhak untuk menjadi orang yang akan kalian tiru atau contoh. Jika kalian bertanya lalu untuk apa kamu menulis ? Untuk apa aku menulis, seperti kedalaman laut yang semakin dalam semakin gelap dan sunyi, niat manusia juga tidak akan mudah untuk dikatakan, niat itu ada didalam lubuk hati terdalam, namun terkadang orang mudah dalam menerkanya dari apa-apa yang dilakukan.

Untuk apa menulis, karena aku ingin meninggalkan sebuah warisan yang tak akan hilang ditelan masa, menulis cerita hidup untuk menghargai  proses demi proses yang sudah aku jalani, menulis juga menjadi sebuah obat untuk ku. Dan jika kalian sudah membaca tentang house of Izzah Rondiyah, maka kalian akan menemukan kata "berbagi asa" artinya berbagi harapan ini bukan tentang dari diriku untuk kalian, namun kalian untuk diriku dan untuk kita semua. Karena bagiku setiap manusia adalah sebuah buku dimana menyimpan lembaran-lembaran kisahnya masing-masing.

Saat kalian membaca tulisan ini pun, aku menulisnya dengan kecemasan yang selalu menemaniku, apakah ini layak ?, apakah ini tepat ? Karena aku bukan siapa-siapa. Aku tidak lebih hanya sebuah buku yang berisi coretan berbagi macam warna pena, tidak ada yang spesial didalamnya, namun jika ku ingat kembali maka semua yang tidak terlihat spesial itu mempunyai makna yang sangat berarti bagi diriku sendiri.

Let's welcome to House of Izzah Rondiyah part of Izzah Rondiyah. Ketika kalian membaca isi dari blog personal dan lifestyle ini, ku harapkan kalian bisa menemukan harapan ketika mengalami kesuntukan, kalian bisa menemukan teman yang bisa berbagi beban rasa.

Untuk mu yang masih berjuang dalam langkah-langkah mewujudkan mimpinya, atau untuk mu yang masih menikmati zona nyaman dalam ritme hidupnya. Apapun itu, tetaplah miliki keberanian dan kebaikan dalam hati mu. Karena hidup mu bukan menunggu orang lain untuk memperjuangkannya, ia menunggu mu untuk memperjuangkannya.

With love
@izzah_rondiyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar