Senin, 11 Maret 2019

Hal Yang Harus di hindari saat menulis


Assalamualaikum . . . 

Teman izzah dimanapun berada, bagaimana kabar kalian hari ini ? semoga tetap dalam kebaikan yah. Saat ini izzah akan berbagi tentang kepenulisan yang sudah izzah ikuti bareng kelas 30DWC squad 9 bersama 9 orang lainnya. Kali ini materi yang akan izzah share adalah hasil materi kouf oleh kak Ramlah Jasin yaitu  6 hal yang harus dihindari saat menulis.

Sebelumnya adakah diantara temen-temen yang sedang mulai untuk menulis ?, atau yang bercita-cita menjadi seorang penulis mungkin ? it’s okay to make dream. Namun Dream hanya akan menjadi mimpi jika kita tidak berani mewujudkannya. Mulailah dari hal-hal yang sederhana dulu misal mulai menulis lewat status media social yang kita miliki, agar menulis itu menjadi sebuah kebiasaan atau usahakan untuk menulis minimal sekali sehari bisa juga dengan membuat jadwal khusus kapan waktu dirasa tepat untuk menulis. Oh iya, ingat untuk menghindari 6 hal dibawah ini yah ;


1. Mengedit saat menulis
Kalian pernah merasa menulis menjadi terasa sangat susah, kalimat yang sudah terangkai kalian baca, lalu ah jelek, ah kurang cocok akhirnya delete lagi, buat lagi baca ulang delete lagi, hehee gitu aja terus niscaya itu tidak akan menjadi tulisan hehehe. Cara palig bijak adalah biarkan jari-jemari kalian menulis mengalir hingga tuntas, beri jeda sebentar atau dengan istilah diendapkan sebentar tulisannya, lalu baru kalian baca ulang.
Saat kita sedang menulis kita sedang menggunakan jubah penulis, tugas kita hanya menulis, menulis dan menulis sampai garis finish lalu setelahnya kita kenakan jubah editor kita baca ulang untuk memeriksa hasil tulisan kita.  Jadi hindari menggunakan dua jubah sekaligus saat menulis.

 2. Menilai Kualitas saat menulis
Hal gokil memang saat kalian menulis lalu kalian nilai sendiri tulisan kalian, memang hal ini terkadang diperlukan, namun jika penilaian kita sendiri menghambat kita untuk meningkatkan diri bagaimana?, misal ah tulisan saya itu masih cakar ayam, jelek diksinya, tidak bisa menyentuh dll.  Akibatnya itu akan membuat diri kita sendiri down. Langkah bijaknya tetaplah menulis, lalu mintalah orang lain untuk menilai tulisan kita.
Untuk itu saya ingin sampaikan banyak rasa terimakasih kepada teman-teman saya yang mendadak menjelma menjadi editor tanpa bayaran hehehe. Penting untuk kita memiliki teman yang mendukung impian kita, mintah pendapat mereka terlebih itu berkenaan dengan karya yang akan kalian hasilkan.

 3.Mencari bahan saat menulis.
Pernah merasa ide terasa menguap hilang, inspirasi kering seperti sungai dimusim kemarau? yah izzah pernah merasakan itu. Namun jika menunggu datangnya ide, inspirasi percayalah menunggu itu berat, lebih baik jangan menunggu namun carilah, temukanlah ide, bahan atau inspirasi itu.  Jika kalian ingin menemukan bahan tulisan cara termudah adalah dengan membaca buku dan menceritakan ulang isi buku yang kalian baca. Ini merupakan cara yang selalu berhasil dilakukan untuk para penulis pemula. Sebenarnya cara setiap orang berbeda-beda. Bagi saya setiap pemandangan adalah hikmah, pemandangan alam, manusia dan semua hal selalu bisa memunculkan inspirasi untuk ditulis, mungkin karena izzah yang terlalu sensitive hehehe akan tetapi jika kalian sudah terbiasa dalam menguraikan apa yang kalian lihat, rasa dan dengar menjadi kata-kata itu bisa mempermudah kalian dalam menemukan bahan untuk menulis.

 4. Menunggu mood untuk menulis.
Profesi apapun itu tidak akan bisa diraih tanpa adanya komitment dan konsisten dalam melakukannya.  jika sebagai pemula saja masih malas untuk berkomitment dan konsistent  bagaimana bisa menjadi sampai tingkat ahli. Padahal semua hal ketika dilakukan dengan konsistent no matter what pasti akan berhasil. Sebaliknya apapun yang dilakukan dengan asal-asalan sedikit sekali yang bisa berhasil. Menulis juga demikian. Konsistent adalah salah satu cara yang harus kita lakukan agar kita bisa berhasil. Jadi jangan menunggu mood yang okay baru menulis, hehehe
Akan tetapi biasanya akan sedikit susah untuk menulis saat mood berantakan, untuk itu kenali dulu akar penyebab mood kalian buruk, hindari itu ketika kalian akan mulai menulis, atau sebaliknya temukan faktor-faktor pendukung yang bisa menjaga mood kalian baik, izzah si cukup play lagu exo ada ice coffe bisa menjadi moodboster hehee oh iya Tujuan atau Faktor Why atau alasan yang kuat mampu merobohkan mood buruk itu percayalah saat kalian yakin bahwa saat kalian menulis itu untuk diri kalian sendiri, kalian akan mendahulukan tulisan dari pada hanya masalah mood.

 5.  Bermedia sosial saat menulis
Stay focus adalah hal yang sangat penting, setiap orang pasti memiliki cara sendiri untuk bisa fokus dan kalaian harus tahu bahwa fokus juga salah satu keahlian yang amat penting di era stunami informasi sekarang ini. Jadi please dibiasakan saat kita sedang menulis tinggalkan apapun yang dapat mengganggu konsentrasi kita terlebih itu handphone hehehehe Stay Focus Stay away from Smartphone.

6. Tergoda tema lain saat menulis.
Fiksi atau non-fiksi, tema atau alur dan lain sebagainya, setiap kita menulis pasti kita membuat alur cerita atau plot untuk fiksi dan tema untuk nonfiksi, semua itu harus ada agar tulisan kita terarah, namun terkadang disaat kita tengah menulis muncul deh ide-ide baru, nah itu memang cukup menggoda namun jangan buru-buru ganti, kita harus komitment dengan pilihan-pilihan awal yang sudah ditentukan secara matang, hehe hal baru memang cukup fresh namun kematangan perlu dipertimbangkan.  Untuk itu membuat jadawal tema tulisan juga penting lho hehehe.

Guys itu 6 hal yang harus dihindari saat menulis, kalian jika memiliki hal lain yang perlu untuk ditambahkan bisa comment di bawah ya.  Semoga tulisan ini bermanfaat.

Selamat berkarya . . 
Wassalamualaikum


Keep in touch with me ;
Instagram : @izzah_rondiyah




Tidak ada komentar:

Posting Komentar